Tadi ada beberapa teman yang merencanakan bulan Desember nanti
akan berziarah ke Israel untuk merayakan Natal disana. Mereka menawariku apakah
bersedia untuk ikut bersama rombongan mereka. Aku katakan tidak mungkin Natalan
aku pergi, sebab harus ke stasi-stasi. Natal dan Paskah adalah moment dimana
umat stasi-stasi banyak yang berkumpul untuk merayakan misa bersama keluarga.
Mendengar ada orang yang mengajak ke Israel untuk berziarah aku
menjadi teringat seseorang yang kupanggil Markonah. Aku sendiri tidak tahu
siapa nama aslinya. Aku juga memperkenalkan dia pada teman-temanku dengan nama
Markonah. Dia hanya cemberut bila aku panggil Markonah dan kuperkenalkan
sebagai Markonah.
