Dia
hadir disaat banyak orang membutuhkan uluran tangannya. Orang-orang tak berdaya
yang tak mampu menolong diri mereka sendiri. Bukan kehadiran secara fisik tapi
dalam bentuk dukungan yang lain. Bukannya tidak mau hadir secara langsung tapi
keadaan yang tidak memungkinkan. Mengais rejeki di benua lain dengan segala
kerasnya keadaan disana tidak menjadikannya menutup mata terhadap keprihatinan
sesamanya di negeri sendiri.
Tampilkan postingan dengan label ikhlas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ikhlas. Tampilkan semua postingan
Rabu, 31 Januari 2018
Selasa, 03 Mei 2016
SHODAQOH BAPAK TUKANG BECAK
Ada seorang tukang becak renta, yang
sudah cukup sepuh (tua), beliau tinggal di daerah Dinoyo (Malang, Jatim).
Setiap hari Jumat, ia mengGRATISKANkan
tarif becaknya, dengan niat SHODAQOH.
Suatu kali pada hari Jumat, ada seorang
pria bapak-bapak yang jadi penumpangnya. Pria itu naik becak jarak dekat saja. Tanpa
tawar-menawar, pria itu membayar tarif becak yang di tumpanginya dengan uang 20
ribu. Tetapi uang tersebut langsung ditolak oleh bapak tukang becak itu. Beliau
bilang :
"Kulo
ikhlas Pak, pun usah dibayar, kula sagete shodaqoh nggeh ngeten niki.."
"(Saya ikhlas Pak, sudah jangan
dibayar, saya cuma bisa shadaqoh dengan cara seperti ini..)."
Langganan:
Postingan (Atom)

