Terik
matahari tak menyurutkan niatku tuk melangkahkan kaki di kota Gudeg. Sudah
sekitar 1,5 jam’an aku duduk didalam bus dari Magelang menuju Jogja. Pengap.
Panas. Maklum itu bus ekonomi tanpa AC.
“Jombor…Jombor…Terminal..”
teriak kernet bus mengagetkanku.
Sontak
aku langsung berkata pada pak kernetnya,
“Pelemgurih
ya pak jangan lupa”
Menurut
arahan dari temanku Suster Veronika, PMY, jika sudah melewati Terminal Jombor
berarti sudah mendekati tempat dimana aku harus turun yaitu Pelemgurih.
