Sebuah perkampungan kumuh yang padat penduduk di daerah Cilincing, Jakarta Utara ini banyak dijumpai anak-anak yang tidak sekolah karena faktor ekonomi. Mereka adalah anak-anak buruh, pemulung, nelayan dan pedagang kecil.
Oleh karena itu, Yayasan Atmabrata mendirikan sekolah agar mereka juga bisa belajar. Ada tiga sekolah TK yang dirintis. Sekolah pertama ada di Kampung Sawah. Sekolah ini dinamakan Sekolah Empang. Jumlah siswanya ada 122. Terdiri dari 67 laki-laki dan 55 perempuan. Sekolah ini ada sejak 10 tahun yang lalu. Walaupun terletak di ibukota, hampir semua gedung sekolah ini terbuat dari bambu.
