Teras rumah yang dulu kami jadikan
sekretariat cukup penuh dengan anak. Malam ini kami mengadakan reuni anak-anak
yang dulu tinggal di rumah singgah. Acara ini dibuat sangat mendadak setelah
malam sebelumnya kami berkumpul di warung kopi lalu memutuskan untuk mengundang
teman-teman lain yang masih dapat dihubungi. Akhirnya malam ini ada beberapa
teman lama yang berkumpul. Tawa kami seolah tidak pernah berhenti. Kisah lama
yang lucu, memedihkan, konyol dan sebagainya dibuka kembali dan membuat kami
tertawa.
Melihat semua teman yang hadir aku
menjadi bangga dan terharu. Pada tahun 1999 mereka masih kecil-kecil. Kumuh.
Liar dan tidak mempunyai masa depan. Mereka adalah anak jalanan yang
menghabiskan waktu hidupnya selama 24 jam di jalanan. Hidup dari mengamen di
perempatan jalan, jualan koran atau melakukan hal-hal lain untuk mempertahankan
hidup yang keras. Kini mereka sudah hidup seperti manusia pada umumnya.
Memiliki keluarga dan bekerja seperti manusia pada umumnya. Semua sudah
mempunyai kendaraan pribadi. Tempat tinggal sendiri meski masih kontrak atau
bersama orang tua. Tetapi jauh lebih bagus daripada tidur di emper toko atau di
tepi jalan. Mereka pun sudah tidak hoyen lagi atau mencari makanan dari sampah restoran
siap saji. Mereka bangga pada pekerjaan dan keluarganya.
