Tadi siang ada seorang umat memberi dua ekor ikan laut. Sore ini
kumasak sebab kuatir kalau disimpan sampai besok bisa busuk. Disini jarang
sekali orang jualan ikan. Pada umumnya ikan dibawa dari Nanga Pinoh, ibu kota
kabupaten. Ikan di Pinoh pun berasal dari Pontianak, sehingga ikan sampai sini
entah sudah berapa hari diawetkan dalam freezer. Sungai memang banyak tetapi
akibat kesarakahan manusia dan kurangnya orang mampu menjaga kelestarian sungai
yang mencari ikan dengan cara meracun sungai atau menyetrum, akibatnya sulit
ditemukan ikan. Orang paling cerita dulu ada banyak ikan besar-besar. Padahal kita
tidak makan dulu, tapi makan ikan. Maka saat ini paling ada ikan seluang, ikan
kecil-kecil semacam wader.
