Langit sore tampak begitu cepat berlabuh. Lampu jalan menyala
menyongsong datangnya malam. Para pekerja bergegas untuk kembali kerumahnya.
Namun hal ini tidak bisa dirasakan oleh Judi (50), seorang sopir di salah satu
perusahaan. Judi ini terlihat payah, duduk di parkiran gereja, mengenakan baju
serba hitam dengan sebatang rokok ditangannya.
Sebagai seorang sopir, setiap hari Judi mendahului matahari
terbit, berangkat kerumah majikannya. Menyiapkan mobil, menghantar majikan
berangkat kantor, hingga menghantar pulang majikan sore hari bahkan bisa sampai
larut malam. Setelah itu baru ia menyapa keluarganya dengan senyuman.
