Setiap tahun aku menyempatkan untuk pulang kampung setidaknya tiga
kali, yaitu saat Natal, Paskah dan Lebaran. Dalam tiap kesempatan pulang
kampung memang sering kutemui hal-hal baru. Jalan tanah yang becek saat hujan
sekarang berubah menjadi jalan beraspal, beberapa teman sekolahku sekarang
sudah dipanggil kakek lantaran sudah punya cucu dan rumah-rumah baru
bermunculan di sepanjang jalan kampungku meski awalnya dulu adalah kebonan yang penuh dengan pepohonan. Pemuda-pemudi
yang lalu lalang di jalan depan rumah juga tak banyak yang kukenal meskipun
mereka sebenarnya adalah anak dari warga kampungku.
