Kereta
ekonomi Logawa jurusan Jember-Purwokerto telah mendekati Stasiun Madiun. Jarum jam menunjukkan pukul satu
lewat sepuluh menit, siang. Udara terasa sangat gerah, AC kereta
tidak mampu
mengusir hawa panas. Penumpang yang memenuhi tempat duduk sibuk mengusap
keringat. Rasa panas diperparah oleh panasnya hati karena setiap kali kereta
berhenti “kress”, istilah untuk mengatakan sisipan antar
kereta, terlebih ketika kereta ekonomi harus mempersilakan
kereta bisnis dan eksekutif
lewat lebih dahulu. Untuk
meringankan suasana, beberapa penumpang berseloroh memelintir nama kereta ekonomi Logawa
menjadi “legawa”, legawa
merelakan kereta lain lewat.
Tampilkan postingan dengan label Injil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Injil. Tampilkan semua postingan
Selasa, 25 April 2017
Rabu, 12 Oktober 2016
PEWARTAAN INJIL (sebuah khayalan aja)
Seorang pemimpin biara sedang duduk berunding dengan semua imam
yang berada di biaranya. Mereka telah lama mendengar ada sebuah desa yang agak
jauh dari biara yang belum mengenal Kristus. Masyarakat disana terkenal keras
dan kaku. Mereka juga hidup sesuka hatinya, sehingga sering terjadi kekacauan.
Maka pemimpin biara bermaksud mengirim seorang romo untuk mewartakan Injil di
desa itu.
“Kita mengirim romo Zofar saja.” kata seorang imam muda. “Dia ahli
moral lulusan universitas terkenal. Dengan mengajarkan moral maka orang disana
akan hidup lebih baik.”
“Jangan,” potong seorang imam. “Kita kirim romo Yohanes saja. Dia
seorang doktor Kitab Suci pasti dia dengan mudah akan menjelaskan Kitab Suci
pada penduduk desa sana.”
Langganan:
Postingan (Atom)

